Article in Press

Guru IPS Sebagai Agen Kesetaraan: Praktik Pembelajaran Inklusif dalam Mengembangkan Nilai Kesetaraan Peserta Didik

Authors

  • Febri Puja Rahayu * Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia
  • Malikah Chumairoh Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia
  • Saliman Saliman Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia
  • Riko Septiantoko Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan upaya untuk memberikan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh peserta didik, termasuk siswa berkebutuhan khusus, melalui lingkungan pembelajaran yang menghargai keberagaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dalam mengembangkan pendidikan kesetaraan di sekolah inklusi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap guru IPS, guru pendamping khusus (GPK), dan siswa. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan temuan empiris di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru IPS memiliki peran penting sebagai penghubung antara kebijakan kesetaraan dan praktik pembelajaran inklusif di kelas. Peran tersebut diwujudkan melalui penerapan strategi pembelajaran adaptif, seperti modifikasi materi, metode, dan penilaian sesuai kebutuhan siswa berkebutuhan khusus. Selain itu, guru IPS juga mengembangkan interaksi sosial kolaboratif antara siswa reguler dan siswa berkebutuhan khusus melalui kegiatan diskusi, kerja kelompok, dan simulasi sosial. Penelitian ini juga menemukan adanya beberapa kendala dalam implementasi pendidikan inklusif, seperti keterbatasan media pembelajaran adaptif, waktu pembelajaran, serta kurangnya pemahaman warga sekolah terhadap prinsip kesetaraan. Dukungan kepala sekolah melalui pelatihan guru dan penyediaan sarana pembelajaran yang ramah inklusi menjadi faktor penting dalam memperkuat pelaksanaan pendidikan kesetaraan. Dampak penelitian ini menunjukkan bahwa guru IPS tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial yang mampu menanamkan nilai kesetaraan, toleransi, dan penghargaan terhadap keberagaman di lingkungan sekolah inklusi.

Keywords:

Guru IPS, Pendidikan Kesetaraan, Multikulturalisme, Pembelajaran Diferensiatif, Sekolah Inklusif

References

Ainscow, M. (2020). Promoting inclusion and equity in education: lessons from international experiences. Nordic Journal of Studies in Educational Policy, 6(1), 7–16. DOI: https://doi.org/10.1080/20020317.2020.1729587.

Andrews, D.J.C. (2021). Preparing teachers to be culturally multidimensional: Designing and implementing teacher preparation programs for pedagogical relevance, responsiveness, and sustenance. The Educational Forum, 85(4), 416–428. DOI: https://doi.org/10.1080/00131725.2021.1957638.

Biesta, G. (2022). World-centred education: A view for the present. Routledge/Taylor & Francis.

Cochran-Smith, M., Craig, C.J., Orland-Barak, L., Cole, C., dan Hill-Jackson, V. (2022). Agents, agency, and teacher education. Journal of Teacher Education, 73(5), 445–448. DOI: https://doi.org/10.1177/00224871221123724.

Cortázar, C., Nussbaum, M., Alario-Hoyos, C., Goñi, J., dan Alvares, D. (2022). The impacts of scaffolding socially shared regulation on teamwork in an online project-based course. The Internet and Higher Education, 55, 100877. DOI: https://doi.org/10.1016/j.iheduc.2022.100877.

Dwikamayuda, D.M., Ari, I.A.N.M.D., Ekawati, N., Nitiasih, P.K., Riastini, P.N., dan Sudatha, I.G.W. (2024). Empowering education: Integrating critical pedagogy into transformativ teaching strategies. Indonesian Journal of Educational Development (IJED), 5(2), 230–242. DOI: https://doi.org/10.59672/ijed.v5i2.3823.

Elias, A. dan Mansouri, F. (2023). Towards a critical transformative approach to inclusive intercultural education. Journal of Multicultural Discourses, 18(1), 4–21. DOI: https://doi.org/10.1080/17447143.2023.2211568.

Febrianti, S., Damri, D., dan Zulpiani, M. (2025). Strategi pembelajaran diferensiasi dalam pendidikan inklusif. Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan, 4(4), 1–9. DOI: https://doi.org/10.58192/sidu.v4i4.3934.

Feng, Y., Zhou, D., dan Wei, Y. (2025). The impact of school leadership on inclusive education literacy: Examining the sequential mediation of job stress and teacher agency. Behavioral Sciences, 15(11), 1572. DOI: https://doi.org/10.3390/bs15111572.

Finnegan, F. (2022). Dialogue across social differences, forms of knowledge and intellectual traditions. Journal of Transformative Education, 20(1), 3–8. DOI: https://doi.org/10.1177/15413446211066267.

Fitriani, Mulawarman, W.G., Warman, Azainil, Masruhim, M.A., dan Sudarman. (2025). Evaluation of the non-formal education equivalency program in addressing school dropouts at Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Bangun. EduLine: Journal of Education and Learning Innovation, 5(2), 240–245. DOI: https://doi.org/10.35877/454ri.eduline3868.

Harefa, A.T. dan Lase, B.P. (2024). Peran pendidikan dalam mengurangi stigma dan diskriminasi terhadap siswa dari kelompok minoritas sosial. Journal of Education Research, 5(4), 4288–4294. DOI: https://doi.org/10.37985/jer.v5i4.1479.

Kamagi, A.F., Hanis, H., dan Gamar, M.M. (2025). Efektivitas pelaksanaan program kesetaraan untuk mengatasi permasalahan putus sekolah Di SKB. JS (Jurnal Sekolah), 10(1), 50–56. DOI: https://doi.org/10.24114/js.v10i1.70127.

Karisa, A. (2023). Universal design for learning: Not another slogan on the street of inclusive education. Disability & Society, 38(1), 194–200. DOI: https://doi.org/10.1080/09687599.2022.2125792.

Kefallinou, A., Symeonidou, S., dan Meijer, C.J.W. (2020). Understanding the value of inclusive education and its implementation: A review of the literature. PROSPECTS, 49(3–4), 135–152. DOI: https://doi.org/10.1007/s11125-020-09500-2.

Lafiana, N.A., Witono, H., dan Affandi, L.H. (2020). Problematika guru dalam membelajarkan anak berkebutuhan khusus. Journal of Classroom Action Research, 4(2), 81–86. DOI: https://doi.org/10.29303/jcar.v4i1.1686.

Mauliddiyah, I. dan Permata, S.D. (2025). Strategi pembelajaran untuk anak berkebutuhan khusus di sekolah dasar inklusif. Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti, 3(1), 33–41. DOI: https://doi.org/10.38048/jpicb.v3i1.4841.

Mellymayanti, H., Nurfadhillah, S., dan Nuraeni, Y. (2024). Strategi pembelajaran inovatif dalam pendidikan inklusif di sekolah dasar. KOLEKTIF: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, Dan Pembelajaran, 1(1), 40–49. DOI: https://doi.org/10.70078/kolektif.v1i1.29.

Murphy, J., Louis, K.S., dan Smylie, M. (2021). Positive school leadership behaviors. In Oxford Research Encyclopedia of Education. Oxford University Press. DOI: https://doi.org/10.1093/acrefore/9780190264093.013.460.

Mustofa, Z., Hidayati, N., dan Basri, H. (2025). Memahami dinamika pendidikan kesetaraan dalam pemberdayaan masyarakat desa: PKBM Rumah Pintar Karangharjo Silo Jember. SRODJA, 2(1), 161-179. DOI: https://doi.org/10.70079/srodja.v2i1.51.

Mutiah, N. dan Novebri, N. (2024). Analisis keterlibatan orang tua terhadap keberhasilan kualitas pembelajaran bagi peserta didik di sekolah MAN 1 Madina. Ikhlas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam, 2(1), 207–215. DOI: https://doi.org/10.61132/ikhlas.v2i1.330.

Nafiurrohmah, A. dan Ilyas, I. (2024). implementasi kurikulum merdeka belajar pada program pendidikan kesetaraan. NUSRA : Jurnal Penelitian Dan Ilmu Pendidikan, 5(2), 804–814. DOI: https://doi.org/10.55681/nusra.v5i2.2648.

OECD. (2023). Education policy outlook 2023. OECD Publishing. DOI: https://doi.org/10.1787/f5063653-en.

Okoko, J.M. (2020). Framing school leadership preparation and development for Kenya: Context matters. Educational Management Administration & Leadership, 48(2), 396–413. DOI: https://doi.org/10.1177/1741143218792913.

Ouyang, F., Chen, Z., Cheng, M., Tang, Z., dan Su, C.Y. (2021). Exploring the effect of three scaffoldings on the collaborative problem-solving processes in China’s higher education. International Journal of Educational Technology in Higher Education, 18(1), 35. DOI: https://doi.org/10.1186/s41239-021-00273-y.

Pramesworo, I.S., Hanif, M.N., dan Herlina, Y. (2025). Efektivitas pendekatan pembelajaran inklusif dalam pendidikan umum: Tinjauan literatur terbaru. Jurnal Ilmiah Edukatif, 11(1), 1–9. DOI: https://doi.org/10.37567/jie.v11i1.3352.

Rusly, M. dan Bramuda, A.C.D.P. (2024). Peluang dan tantangan anak berkebutuhan khusus (ABK) terhadap implementasi kebijakan inklusi di Indonesia. Journal of Innovation in Teaching and Instructional Media, 4(3), 164–178. DOI: https://doi.org/10.52690/jitim.v4i3.817.

Saputri, D.N., Alfiana, E., Salsabila, N, Putri, R.D., dan Mustika, D. (2025). Peran guru kelas dalam mewujudkan pembelajaran inklusif bagi anak berkebutuhan khusus. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 5(2), 7787–7798. DOI: https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1164.

Setiawan, A., Purnomo, P., Marzuki, M., Charismana, D.S., dan Zaman, A.R.B. (2024). The implementation of tolerance values through multicultural education program. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 21(2), 332-341. DOI: https://doi.org/10.21831/jc.v21i2.71337.

Sitanggang, A.R., Puteri, A., Nduru, E.B., MT, E.F., Anggriana, F., Nainggolan, I.B., Siregar, M.R., Tanslionva, L., dan Ningsih, W.D. (2025). Optimalisasi pendidikan inklusi di Indonesia: Tantangan, permasalahan, dan strategi peningkatan mutu. Jurnal Nakula : Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Ilmu Sosial, 3(2), 217–234. DOI: https://doi.org/10.61132/nakula.v3i2.1675.

Subban, P., Bradford, B., Sharma, U., Loreman, T., Avramidis, E., Kullmann, H., Sahli Lozano, C., Romano, A., dan Woodcock, S. (2023). Does it really take a village to raise a child? Reflections on the need for collective responsibility in inclusive education. European Journal of Special Needs Education, 38(2), 291–302. DOI: https://doi.org/10.1080/08856257.2022.2059632.

Tshiloane, K.B. dan Sefotho, M. (2025). Experiences of teachers implementing inclusive education in full-service schools. African Journal of Teacher Education and Development, 4(1), a88. DOI: https://doi.org/10.4102/ajoted.v4i1.88.

Wahidin, N., Supriyono, S., dan Widianto, E. (2022). Pemanfaatan sumber belajar berbasis digital pada program pendidikan kesetaraan paket C di PKBM Mentari Kabupaten Malang. Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 6(1), 28–39. DOI: https://doi.org/10.21831/diklus.v6i1.39712.

Wijaya, M.Y. (2024). Studi literatur: Implementasi evaluasi program pendidikan anak berkebutuhan khusus di sekolah-sekolah inklusi di Indonesia. Arus Jurnal Pendidikan, 4(1), 1–12. DOI: https://doi.org/10.57250/ajup.v4i1.344.

Wulandari, A., Safitri, S., dan Farhurohman, O. (2024). Pentingnya guru dalam pendidikan inklusif yang kompetitif. Jurnal Ilmiah Bina Edukasi, 17(1), 39–55. DOI: https://doi.org/10.33557/jedukasi.v17i1.3139.

Yıldız, S. (2025). The narrow corridor of heartfelt leadership: social and emotional leadership practices in Bureaucratic School Cultures. Behavioral Sciences, 15(10), 1316. DOI: https://doi.org/10.3390/bs15101316.

Downloads

Published

24-10-2026

Usage Statistics

Abstract views: 62
PDF downloads: 18

Similar Articles

1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.