Kebijakan Penggunaan Generative Artificial Intelligences
Dedikasi: Journal of Community Engagement and Empowerment
1. Ringkasan Umum
Kebijakan ini mengatur penggunaan yang diperbolehkan dan dilarang terkait kecerdasan buatan generatif atau Generative Artificial Intelligence (Gen AI), teknologi berbantuan AI, dan alat bantu bahasa dalam penyiapan, penulisan, review, penanganan editorial, dan publikasi naskah yang diajukan ke Dedikasi: Journal of Community Engagement and Empowerment.
Dalam kebijakan ini, istilah Editor merujuk pada Editor atau Section Editor yang ditugaskan untuk menangani proses editorial naskah. Ketua Editor merujuk pada pimpinan editorial tertinggi Dedikasi: Journal of Community Engagement and Empowerment. Tim Editor Dedikasi merujuk pada seluruh pengelola editorial jurnal sesuai dengan struktur pengelolaan Dedikasi.
Kebijakan ini merupakan bagian dari kerangka etika publikasi Dedikasi dan selaras dengan Pernyataan Etika Publikasi dan Malapraktik Publikasi. Kebijakan ini disusun dengan memperhatikan praktik baik dalam penerbitan ilmiah, termasuk pedoman COPE, kebijakan penerbit ilmiah internasional, dan standar etika publikasi yang relevan. Tujuan kebijakan ini adalah menjaga integritas, transparansi, akuntabilitas, kerahasiaan, dan kepercayaan dalam komunikasi ilmiah.
Prinsip dasar kebijakan ini adalah bahwa Gen AI, teknologi berbantuan AI, dan alat bantu bahasa hanya boleh digunakan sebagai alat pendukung. Penggunaan alat tersebut tidak boleh menggantikan tanggung jawab manusia, penilaian ilmiah, berpikir kritis, akuntabilitas etik, tanggung jawab kepengarangan, integritas peer review, independensi editorial, maupun pengambilan keputusan editorial.
Penggunaan Gen AI, teknologi berbantuan AI, dan alat bantu bahasa harus berpedoman pada prinsip-prinsip berikut:
- Transparansi: Penggunaan Gen AI, teknologi berbantuan AI, dan alat bantu bahasa harus diungkapkan apabila diwajibkan oleh kebijakan ini, terutama jika digunakan dalam penyiapan naskah, proses penelitian, kegiatan pengabdian kepada masyarakat, analisis, pelaporan, atau aktivitas lain yang berkaitan dengan publikasi.
- Akuntabilitas manusia: Penulis, Reviewer, Editor, dan Tim Editor Dedikasi tetap bertanggung jawab penuh atas peran, pernyataan, penilaian, keputusan, dan hasil kerja masing-masing.
- Kerahasiaan: Naskah, laporan Reviewer, tanggapan penulis, data, gambar, file tambahan, komunikasi editorial, dan materi lain yang belum diterbitkan harus dilindungi dan tidak boleh diungkapkan melalui alat AI publik, tidak aman, berbasis cloud, atau sistem eksternal yang tidak sah.
- Integritas: Gen AI dan teknologi berbantuan AI tidak boleh digunakan untuk merekayasa, memalsukan, memanipulasi, menyamarkan, atau menyesatkan data, temuan, gambar, sitasi, referensi, kepengarangan, peer review, proses editorial, atau konten ilmiah lainnya.
- Perlindungan privasi dan hak kekayaan intelektual: Penggunaan alat AI tidak boleh melanggar hak privasi, kewajiban perlindungan data, persetujuan partisipan, hak cipta, ketentuan lisensi, aturan institusi, hak penulis, atau hak pihak ketiga.
- Tanggung jawab ilmiah: Seluruh keluaran yang dihasilkan atau dibantu oleh AI harus ditinjau, diverifikasi, dikoreksi, dan disetujui oleh pengguna manusia yang bertanggung jawab sebelum digunakan dalam naskah, laporan review, komunikasi editorial, atau proses terkait publikasi.
- Independensi editorial: Gen AI dan teknologi berbantuan AI tidak boleh digunakan untuk membuat, menggantikan, atau menentukan keputusan editorial, rekomendasi peer review, penilaian etik, atau tindakan editorial pascapublikasi.
- Perlindungan integritas publikasi ilmiah: Setiap penggunaan AI yang berpotensi mengganggu integritas penelitian, etika publikasi, integritas peer review, independensi editorial, atau keandalan catatan publikasi ilmiah dapat diperlakukan sebagai masalah etika publikasi.
Setiap penggunaan atau penyalahgunaan Gen AI, teknologi berbantuan AI, atau alat bantu bahasa yang melanggar kebijakan ini dapat ditangani sesuai dengan Pernyataan Etika Publikasi dan Malapraktik Publikasi Dedikasi.
2. Untuk Penulis
2.1 Penggunaan yang Diperbolehkan
Penulis dapat menggunakan Gen AI, teknologi berbantuan AI, dan alat bantu bahasa untuk mendukung penyiapan naskah secara terbatas dan bertanggung jawab, termasuk untuk meningkatkan kejelasan bahasa, tata bahasa, ejaan, tanda baca, keterbacaan, format, terjemahan, organisasi tulisan, dan penyajian teks yang bersifat non-substantif.
Penggunaan alat tersebut harus berada di bawah pengawasan manusia. Penulis wajib meninjau, memverifikasi, menyunting, dan bertanggung jawab penuh atas seluruh keluaran yang dihasilkan atau dibantu oleh AI sebelum naskah diajukan.
Penggunaan Gen AI, teknologi berbantuan AI, atau alat bantu bahasa tidak boleh menggantikan kontribusi ilmiah, analisis, interpretasi, berpikir kritis, argumentasi, hasil, pembahasan, atau kesimpulan penulis sendiri.
Penulis tetap bertanggung jawab penuh untuk memastikan bahwa naskah akurat, orisinal, lengkap, sesuai dengan standar etika, dan mencerminkan karya ilmiah penulis sendiri.
2.2 Kewajiban Pengungkapan
Penulis wajib mengungkapkan setiap penggunaan Gen AI, teknologi berbantuan AI, atau alat bantu bahasa dalam naskah. Pengungkapan ini mencakup alat yang digunakan untuk pemolesan bahasa, pemeriksaan tata bahasa, pemeriksaan ejaan, pemeriksaan tanda baca, parafrasa, terjemahan, peningkatan keterbacaan, pengorganisasian isi, bantuan referensi, bantuan pemrograman, bantuan pengolahan data, penyusunan gambar, atau dukungan lain yang berkaitan dengan naskah.
Dedikasi mewajibkan pengungkapan penggunaan alat bantu tersebut sebagai bagian dari komitmen jurnal terhadap transparansi dalam penyiapan naskah. Kewajiban ini juga mencakup penggunaan alat untuk pemeriksaan tata bahasa, ejaan, tanda baca, terjemahan, parafrasa, pemolesan bahasa, dan layanan bantuan bahasa sejenis.
Pengungkapan penggunaan Gen AI, teknologi berbantuan AI, atau alat bantu bahasa harus dicantumkan dalam bagian deklarasi atau pernyataan penggunaan teknologi bantuan dalam naskah, sesuai dengan template dan pedoman penulis Dedikasi.
Jika Gen AI, teknologi berbantuan AI, atau alat bantu bahasa digunakan, penulis harus mencantumkan pernyataan yang menjelaskan nama alat atau layanan yang digunakan serta tujuan atau fungsi penggunaannya. Pernyataan tersebut dapat ditulis dalam bahasa naskah.
Contoh pernyataan dalam bahasa Inggris:
The authors declare that generative artificial intelligence (Gen AI), AI-assisted technologies, or language-assistance tools were used prudently, not excessively, during the research and preparation of this manuscript. Specifically, [tool/service name 1] was used for [function 1]; [tool/service name 2] was used for [function 2]; and [tool/service name n] was used for [function n]. All AI-generated or AI-assisted content was reviewed, verified, and edited for accuracy, completeness, and compliance with ethical and scholarly standards. The authors accept full responsibility for the final content of the manuscript.
Contoh pernyataan dalam bahasa Indonesia:
Penulis menyatakan bahwa kecerdasan buatan generatif (Gen AI), teknologi berbantuan AI, atau alat bantu bahasa digunakan secara hati-hati dan tidak berlebihan dalam proses penelitian dan penyiapan naskah ini. Secara khusus, [nama alat/layanan 1] digunakan untuk [fungsi 1]; [nama alat/layanan 2] digunakan untuk [fungsi 2]; dan [nama alat/layanan n] digunakan untuk [fungsi n]. Seluruh konten yang dihasilkan atau dibantu oleh AI telah ditinjau, diverifikasi, dan disunting untuk memastikan keakuratan, kelengkapan, serta kesesuaiannya dengan standar etika dan ilmiah. Penulis bertanggung jawab penuh atas isi akhir naskah.
Penulis harus menyebutkan nama setiap alat atau layanan yang digunakan dan tujuan atau fungsi penggunaannya. Pernyataan pengungkapan tersebut dapat diterbitkan bersama artikel untuk memastikan transparansi.
Jika Gen AI, teknologi berbantuan AI, atau alat bantu bahasa tidak digunakan dalam penyiapan naskah, penulis dapat mencantumkan pernyataan berikut apabila diminta oleh jurnal:
The authors declare that no generative artificial intelligence (Gen AI), AI-assisted technologies, or language-assistance tools were used in the preparation of this manuscript.
Atau dalam bahasa Indonesia:
Penulis menyatakan bahwa tidak ada kecerdasan buatan generatif (Gen AI), teknologi berbantuan AI, atau alat bantu bahasa yang digunakan dalam penyiapan naskah ini.
2.3 Atribusi Kepengarangan
Alat Gen AI, teknologi berbantuan AI, dan alat bantu bahasa tidak dapat dicantumkan sebagai penulis atau penulis bersama.
Kepengarangan mensyaratkan tanggung jawab manusia, akuntabilitas, kontribusi substantif, persetujuan atas versi akhir naskah, dan kemampuan untuk bertanggung jawab atas akurasi serta integritas karya. Alat AI tidak dapat memenuhi persyaratan tersebut.
Penulis tidak boleh mencantumkan alat AI sebagai penulis. Apabila penggunaan suatu alat relevan dengan penyiapan naskah atau metode penelitian, penggunaannya harus diungkapkan sesuai dengan kebijakan ini dan pedoman penulis Dedikasi.
2.4 Penggunaan dalam Metode Penelitian, Analisis Data, dan Kode
Jika Gen AI atau teknologi berbantuan AI digunakan sebagai bagian dari metode penelitian, metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat, analisis data, pengolahan data, pemrograman, pengembangan instrumen, desain intervensi, pemetaan literatur, klasifikasi, pemodelan prediktif, visualisasi, atau aktivitas substantif lainnya, penulis harus menjelaskan penggunaannya secara jelas dalam bagian metode.
Penjelasan tersebut harus mencakup nama dan versi alat jika tersedia, pengembang atau produsen jika relevan, tujuan penggunaan, proses atau alur kerja penggunaan, jenis input dan output yang digunakan, tingkat verifikasi manusia, serta keterbatasan atau risiko yang relevan terhadap validitas, reliabilitas, transparansi, dan reproduksibilitas penelitian atau kegiatan yang dilaporkan.
Kode, analisis, klasifikasi, visualisasi, atau output yang dibantu AI harus diverifikasi oleh penulis. Standar validitas, reliabilitas, reproduksibilitas, transparansi, dan kepatuhan etik yang sama tetap berlaku, baik AI digunakan maupun tidak.
Apabila diminta oleh jurnal, penulis harus menyediakan dokumentasi pendukung, prompt, output, log, kode, file asli, atau catatan lain yang relevan dengan penggunaan AI dalam proses penelitian atau kegiatan yang dilaporkan.
2.5 Penggunaan dalam Gambar, Tabel, dan Materi Visual
Penggunaan Gen AI untuk membuat atau memodifikasi gambar, figur, tabel, graphical abstract, atau materi visual lainnya dilarang kecuali jika penggunaan tersebut merupakan bagian dari metode penelitian atau kegiatan yang dilaporkan, atau secara eksplisit diizinkan oleh jurnal untuk tujuan penjelasan yang tidak menyesatkan.
Materi visual yang dihasilkan atau dibantu AI tidak boleh digunakan untuk merekayasa, memalsukan, memperindah secara menyesatkan, menyamarkan, atau memanipulasi data atau bukti penelitian maupun kegiatan.
Jika gambar, figur, tabel, atau materi grafis yang dihasilkan atau dibantu AI merupakan bagian integral dari penelitian, kegiatan, atau naskah, penulis harus memberikan penjelasan rinci dalam bagian metode, keterangan gambar, atau pernyataan yang relevan.
Penjelasan tersebut harus mencakup alat yang digunakan, tujuan penggunaan, proses pembuatan atau modifikasi, tingkat peninjauan dan verifikasi manusia, kepatuhan terhadap kebijakan penggunaan dan ketentuan lisensi alat, serta atribusi yang sesuai apabila diperlukan.
Jurnal dapat meminta file asli yang belum diproses, prompt, output, dokumentasi, atau materi pendukung lain untuk menilai integritas konten visual yang dibantu AI.
2.6 Penggunaan yang Dilarang bagi Penulis
Penulis tidak boleh menggunakan Gen AI, teknologi berbantuan AI, atau alat bantu bahasa untuk:
- menghasilkan konten ilmiah yang menggantikan kontribusi intelektual penulis sendiri;
- merekayasa, memalsukan, memanipulasi, atau menyesatkan data, temuan, analisis, hasil, atau kesimpulan;
- menghasilkan, memasukkan, menyarankan, atau menggunakan sitasi dan referensi yang palsu, tidak akurat, tidak relevan, tidak dapat diverifikasi, tidak pernah ada, direkayasa, atau menyesatkan;
- mengutip sumber yang belum dibaca, diverifikasi, atau diperiksa relevansi dan akurasinya oleh penulis;
- menghasilkan parafrasa yang menyesatkan dengan tujuan menyamarkan plagiarisme, similarity berlebihan, publikasi ganda, atau penggunaan ulang teks yang tidak pantas;
- memanipulasi sitasi, konteks sitasi, daftar referensi, atau relevansi sitasi;
- membuat, mengubah, memperindah, atau memanipulasi gambar, figur, tabel, atau materi grafis secara menyesatkan;
- menghasilkan pernyataan kontribusi penulis, pernyataan etik, pernyataan konflik kepentingan, pernyataan pendanaan, pernyataan ketersediaan data, atau deklarasi lain yang tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya;
- memasukkan prompt tersembunyi, instruksi tersembunyi, teks tidak terlihat, pesan yang ditujukan kepada mesin, atau konten sejenis yang dimaksudkan untuk memengaruhi proses screening berbantuan AI, penanganan editorial, peer review, pengindeksan, atau evaluasi pascapublikasi;
- menyesatkan peran AI atau alat bantu bahasa dalam penyiapan, analisis, penulisan, penerjemahan, atau pelaporan naskah; atau
- mengajukan konten yang dihasilkan atau dibantu AI tanpa verifikasi, penyuntingan, dan tanggung jawab manusia yang memadai.
3. Untuk Reviewer
3.1 Penggunaan Terbatas yang Diperbolehkan
Reviewer dapat menggunakan Gen AI, teknologi berbantuan AI, atau alat bantu bahasa hanya untuk dukungan bahasa secara terbatas dalam menyiapkan laporan review, misalnya untuk memperbaiki tata bahasa, ejaan, kejelasan, keterbacaan, atau struktur komentar yang sebelumnya telah ditulis sendiri oleh Reviewer.
Alat tersebut dapat membantu penyajian komentar Reviewer, tetapi tidak boleh menggantikan penilaian ilmiah, evaluasi kritis, pertimbangan etik, atau rekomendasi Reviewer sendiri.
3.2 Penggunaan yang Dilarang dan Kerahasiaan
Reviewer tidak boleh menggunakan Gen AI, teknologi berbantuan AI, atau alat bantu bahasa untuk secara mandiri menelaah, mengevaluasi, menafsirkan, menganalisis, mengkritik, atau menentukan kelayakan ilmiah naskah yang diajukan ke Dedikasi.
Penilaian peer review harus dilakukan sendiri oleh Reviewer yang diundang, berdasarkan keahlian, penilaian akademik, dan tanggung jawab etik Reviewer.
Reviewer tidak boleh mengunggah naskah, data, gambar, tabel, file tambahan, tanggapan penulis, undangan review, formulir review, atau materi peer review rahasia lainnya ke alat AI publik, tidak aman, berbasis cloud, atau sistem eksternal yang tidak sah.
Apabila Reviewer ragu apakah suatu alat memberikan perlindungan kerahasiaan dan perlindungan data yang memadai, Reviewer tidak boleh menggunakan alat tersebut untuk konten naskah atau materi review yang bersifat rahasia.
3.3 Tanggung Jawab dan Pengungkapan
Reviewer tetap bertanggung jawab penuh atas isi, akurasi, keadilan, kerahasiaan, dan integritas laporan review yang dikirimkan, termasuk bagian mana pun yang disiapkan dengan bantuan AI atau alat bantu bahasa.
Jika AI atau alat bantu bahasa digunakan lebih dari sekadar penyuntingan manual dasar terhadap laporan review, Reviewer sebaiknya mengungkapkan hal tersebut kepada Editor, termasuk tujuan umum penggunaannya.
Dugaan penggunaan Gen AI, teknologi berbantuan AI, atau alat bantu bahasa oleh Reviewer dengan cara yang mengganggu kerahasiaan, privasi, integritas peer review, atau penilaian ilmiah independen dapat diperlakukan sebagai pelanggaran kerahasiaan peer review dan etika publikasi.
4. Untuk Editor dan Tim Editor Dedikasi
4.1 Penggunaan Terbatas yang Diperbolehkan
Editor dan Tim Editor Dedikasi dapat menggunakan alat AI yang dijalankan secara lokal, offline, privat, aman, atau berada di bawah kendali jurnal hanya untuk tujuan pendukung yang terbatas dalam alur kerja editorial, sepanjang kerahasiaan, privasi, perlindungan data, kontrol akses, perlindungan hak kekayaan intelektual, independensi editorial, dan akuntabilitas manusia tetap terjaga.
Penggunaan pendukung yang diperbolehkan dapat mencakup pemolesan bahasa untuk teks editorial yang tidak bersifat rahasia, pemeriksaan tata bahasa, pemeriksaan ejaan, bantuan format, pengorganisasian catatan editorial, dukungan administratif, dukungan teknis screening, dukungan penelusuran literatur latar belakang, atau peningkatan kejelasan komunikasi editorial.
Penggunaan tersebut tidak boleh mengganggu kerahasiaan, privasi, hak kekayaan intelektual, independensi editorial, integritas peer review, atau integritas proses editorial.
4.2 Penggunaan yang Dilarang
Editor dan Tim Editor Dedikasi tidak boleh menggunakan Gen AI, teknologi berbantuan AI, atau alat bantu bahasa untuk membuat keputusan editorial, menentukan apakah naskah harus diterima atau ditolak, menggantikan penilaian ilmiah, menggantikan pertimbangan etik, menentukan validitas penelitian, menilai rekomendasi Reviewer tanpa penilaian manusia, atau menghasilkan keputusan editorial final.
Keputusan editorial harus dibuat oleh Editor manusia berdasarkan keahlian akademik, hasil peer review, penilaian editorial, pertimbangan etika, dan kebijakan jurnal.
Gen AI tidak boleh digunakan untuk menggantikan independensi editorial, pertimbangan etik, penilaian konflik kepentingan, penilaian dugaan pelanggaran, penilaian peer review, atau tindakan editorial pascapublikasi.
4.3 Kerahasiaan dan Akuntabilitas
Editor dan Tim Editor Dedikasi tidak boleh mengunggah naskah yang diajukan, laporan Reviewer, tanggapan penulis, data, gambar, materi tambahan, catatan editorial, korespondensi editorial, surat keputusan yang memuat konten naskah rahasia, atau materi editorial rahasia lainnya ke alat AI publik, tidak aman, berbasis cloud, teknologi berbantuan AI, alat bantu bahasa, atau sistem eksternal yang tidak sah.
Jika alat AI lokal, offline, privat, aman, atau berada di bawah kendali jurnal digunakan untuk materi editorial rahasia, Editor atau Tim Editor Dedikasi harus memastikan bahwa alat tersebut berjalan dengan perlindungan kerahasiaan, privasi, perlindungan data, kontrol akses, dan perlindungan hak kekayaan intelektual yang memadai. Penggunaan alat tersebut tidak boleh menyebabkan pengungkapan, penyimpanan, penggunaan ulang, transfer, atau pelatihan sistem menggunakan konten terkait naskah tanpa izin.
Editor tetap bertanggung jawab penuh atas proses editorial, penilaian editorial, keputusan akhir, dan komunikasi dengan penulis.
5. Kerahasiaan, Privasi, dan Hak Kekayaan Intelektual
Semua pihak yang terlibat dalam proses publikasi harus melindungi kerahasiaan naskah, data, gambar, file tambahan, laporan Reviewer, tanggapan penulis, komunikasi editorial, dan materi lain yang belum diterbitkan.
Materi rahasia tidak boleh diunggah, disalin, dibagikan, diproses, diterjemahkan, dikoreksi, diringkas, dianalisis, atau diungkapkan melalui alat Gen AI publik, tidak aman, berbasis cloud, teknologi berbantuan AI, alat bantu bahasa, atau sistem eksternal yang tidak sah.
Penggunaan alat AI dan alat bantu bahasa tidak boleh melanggar hak cipta, ketentuan lisensi, kewajiban perlindungan data, hak privasi, aturan institusi, persetujuan partisipan, hak penulis, atau hak pihak ketiga.
6. Pelanggaran Terkait AI
Tindakan berikut dapat dianggap sebagai pelanggaran etika publikasi terkait AI:
- tidak mengungkapkan penggunaan Gen AI, teknologi berbantuan AI, atau alat bantu bahasa ketika pengungkapan diwajibkan;
- menyesatkan peran AI atau alat bantu bahasa dalam penyiapan naskah, metode penelitian, analisis, penerjemahan, atau pelaporan;
- menggunakan AI untuk merekayasa, memalsukan, memanipulasi, atau menyesatkan data, temuan, gambar, figur, tabel, kontribusi penulis, atau deklarasi;
- menggunakan AI untuk menghasilkan, memasukkan, menyarankan, atau menggunakan sitasi dan referensi yang palsu, tidak akurat, tidak relevan, tidak dapat diverifikasi, tidak pernah ada, direkayasa, atau menyesatkan;
- menggunakan sitasi atau referensi yang dihasilkan AI tanpa memverifikasi bahwa sumber tersebut benar-benar ada, akurat, relevan, dan mendukung klaim dalam naskah;
- menggunakan AI untuk memanipulasi sitasi, konteks sitasi, daftar referensi, atau relevansi sitasi;
- menggunakan AI untuk menyamarkan plagiarisme, similarity berlebihan, publikasi ganda, praktik kepengarangan yang tidak etis, atau penggunaan ulang teks yang tidak pantas;
- menggunakan AI untuk membuat, mengubah, memperindah, atau memanipulasi gambar, figur, tabel, atau materi grafis secara menyesatkan;
- memasukkan prompt tersembunyi, instruksi tersembunyi, teks tidak terlihat, pesan yang ditujukan kepada mesin, atau konten lain yang dimaksudkan untuk memanipulasi screening berbantuan AI, review, penanganan editorial, pengindeksan, atau evaluasi;
- menggunakan AI oleh Reviewer untuk menelaah, mengevaluasi, menafsirkan, menganalisis, mengkritik, menentukan kelayakan ilmiah, atau menggantikan penilaian ilmiah independen Reviewer;
- menggunakan AI oleh Reviewer dengan cara yang mengganggu kerahasiaan, privasi, integritas peer review, atau penilaian ilmiah independen;
- menggunakan AI oleh Editor atau Tim Editor Dedikasi untuk membuat, menggantikan, atau menentukan keputusan editorial;
- mengunggah naskah rahasia, materi review, tanggapan penulis, data, gambar, atau komunikasi editorial ke alat AI publik, tidak aman, berbasis cloud, atau sistem eksternal yang tidak sah;
- menggunakan alat AI lokal, offline, privat, aman, atau berada di bawah kendali jurnal tanpa perlindungan kerahasiaan, privasi, perlindungan data, kontrol akses, atau hak kekayaan intelektual yang memadai ketika materi editorial rahasia terlibat; dan
- penggunaan AI lainnya yang mengganggu kerahasiaan, transparansi, tanggung jawab kepengarangan, integritas peer review, independensi editorial, integritas penelitian, etika publikasi, atau integritas publikasi ilmiah.
7. Kepatuhan dan Akuntabilitas
Ketidakpatuhan terhadap kebijakan ini, termasuk segala bentuk pelanggaran terkait AI, dapat mengakibatkan tindakan editorial sesuai dengan Pernyataan Etika Publikasi dan Malapraktik Publikasi Dedikasi.
Bergantung pada sifat, tingkat keparahan, dan waktu terjadinya pelanggaran, jurnal dapat mengambil satu atau lebih tindakan berikut:
- meminta klarifikasi dari penulis, Reviewer, Editor, atau Tim Editor Dedikasi yang terkait;
- meminta revisi, Correction, Erratum, Corrigendum, atau pengungkapan tambahan;
- meminta dokumentasi pendukung, prompt, output, log, file asli, atau catatan penggunaan AI;
- menolak naskah sebelum atau selama proses peer review;
- menangguhkan proses editorial atau publikasi;
- menolak atau menghentikan pelibatan Reviewer;
- menerbitkan Correction, Erratum, Corrigendum, Expression of Concern, pencabutan artikel (Article Retraction), penghapusan artikel (Article Removal), penggantian artikel (Article Replacement), atau pemberitahuan editorial lain untuk artikel yang telah diterbitkan;
- merujuk masalah kepada institusi penulis, komite etik, penyandang dana, atau otoritas terkait apabila diperlukan; atau
- mengambil tindakan editorial lain yang diperlukan untuk melindungi integritas publikasi ilmiah.
Respons jurnal terhadap masalah terkait AI akan didasarkan pada penilaian editorial, bukti yang tersedia, tingkat keparahan masalah, serta dampaknya terhadap kerahasiaan, integritas penelitian, etika publikasi, integritas peer review, independensi editorial, dan integritas publikasi ilmiah.
8. Hubungan dengan Pernyataan Etika Publikasi dan Malapraktik Publikasi
Kebijakan ini merupakan bagian dari kerangka etika publikasi Dedikasi. Setiap hal yang tidak diatur secara khusus dalam kebijakan ini akan ditangani sesuai dengan Pernyataan Etika Publikasi dan Malapraktik Publikasi, pedoman penulis, kebijakan peer review, dan kebijakan jurnal lain yang relevan.
Dalam hal terdapat dugaan pelanggaran terkait AI, jurnal dapat mengikuti prosedur penanganan dugaan pelanggaran etika penelitian dan publikasi, keluhan dan banding, Correction, Erratum, Corrigendum, Expression of Concern, Article Retraction, Article Removal, Article Replacement, dan tindakan editorial lain sebagaimana dijelaskan dalam Pernyataan Etika Publikasi dan Malapraktik Publikasi.
9. Peninjauan Kebijakan
Dedikasi secara berkala meninjau dan memperbarui kebijakan ini sesuai dengan perkembangan teknologi Gen AI, rekomendasi COPE, standar etika publikasi yang relevan, dan praktik terbaik dalam penerbitan ilmiah.
Referensi
- Committee on Publication Ethics (COPE). Authorship and AI Tools.
- Committee on Publication Ethics (COPE). Focus on Artificial Intelligence.
- Elsevier. Generative AI Policies for Journals. Elsevier Policies and Standards.
- Elsevier. Publishing Ethics. Elsevier Policies and Standards.
- STM Association. Generative AI in Scholarly Communications: Ethical and Practical Guidelines for the Use of Generative AI in the Publication Process.










